ANGGARAN RUMAH TANGGA PERHIMPUNAN BIOLOGI INDONESIA BAB I. PENGURUS PUSAT
Pasal 1 |
Tata cara pemilihan dan penyusunan Pengurus Pusat ditetapkan dalam Tata Tertib Kongres oleh Kongres Nasional Perhimpunan Biologi Indonesia. Pasal 2 |
Susunan Pengurus Pusat terdiri atas : |
a. | Seorang Ketua Umum |
b. | Beberapa orang Ketua |
c. | Seorang Sekretaris Jenderal |
d. | Dua orang Sekretaris |
e. | Seorang Bendahara Umum |
f. | Seorang Wakil Bendahara |
g.
| Beberapa orang Ketua Bidang yang jumlah dan name bidangnya ditetapkan oleh Pengurus Pusat. |
Pasal 3
Wewenang dan kewajiban Pengurus Pusat adalah : |
a. | Menentukan kebijaksanaan pelaksanaan keputusan Kongres. |
b. | Melaksanakan semua kebijaksanaan yang telah ditetapkan. |
c. | Menetapkan rencana kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang. |
d. | Menetapkan peraturan organisasi. |
e. | Menetapkan dan mengesahkan Pengurus Cabang. |
f. | Meningkatkan hubungan antara sesama organisasi Ilmiah di dalam maupun di luar negeri. |
g. | Mengelola penerbitan majalah dan buletin Perhimpunan Biologi Indonesia. |
h. | Menetapkan besamya iuran anggota. |
i. | Memberikan petunjuk, saran dan nasehat baik diminta maupun tidak kepada Pengurus Cabang dalam bidang pembinaan organisasi. |
j. | Menetapkan anggota kehormatan, anggota luar biasa dan penghargaan. |
Pasal 4
|
a. | Rapat Pengurus Pusat Lengkap sekurang-kurangnya diselenggarakan satu tahun sekali. |
b. | Waktu dan tempat penyelenggaraan RapaUSidang Pengurus Pusat Lengkap ditentukan oleh Pengurus Pusat |
Pasal 5
|
Yang dimaksud dengan Pimpinan Organisasi Tingkat Pusat adalah Ketua Umum dan Sekretariat Jenderal. |
BAB II. PENGURUS CABANG Pasal 6
|
| a. | Pengurus Cabang dipilih atau dibentuk dalam Rapat Anggota yang diselenggarakan khusus untuk keperluan tersebut. |
| b. | Tata cara pemilihan dan penyusunan Pengurus Cabang ditetapkan dalam Rapat Anggota. |
Pasal 7
Wewenang dan Kewajiban Pengurus Cabang adalah : |
a. | Memimpin Perhimpunan Biologi Indonesia Cabang guna mencapai tujuan-tujuan organisasi di wilayahnya. |
b. | Menentukan kebijaksanaan organisasi di wilayahnya. |
c. | Mengesahkan susunan personalia Pengurus Komisariat. |
d. | Melaksanakan keputusan-keputusan Kongres yang menyangkut kepengurusan wilayahnya. |
e. | Melaksanakan kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh Pengurus Pusat. |
f. | Melaksanakan keputusan-keputusan operasional yang telah disepakati dalam rapat anggota. |
g. | Mempertanggung jawabkan kebijaksanaannya kepada Rapat Anggota dan Pengurus Pusat. |
h. | Menyampaikan laporan kegiatan organisasi kepada Pengurus Pusat. |
Pasal 8
|
a. | Rapat Anggota Cabang diselenggarakan sekurangkurangnya empat tahun sekali. |
b. | Rapat Anggota Cabang dipimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua Pengurus Cabang. |
BAB III. PENGURUS KOMISARIAT Pasal 9
|
| a. | Pengurus Komisariat dipilih dalam Rapat Anggota yang diselenggarakan khusus untuk keperluan tersebut |
| b. | Tata cara pemilihan Pengurus Komisariat ditetapkan dalam Rapat Anggota. |
Pasal 10
Wewenang dan kewajiban Pengurus Komisariat adalah : |
a. | Memimpin PBI Komisariat guna mencapai tujuan organisasi. |
b. | Melaksanakan keputusan dan ketetapan Pengurus Pusat dan Pengurus Cabang. |
c. | Menyampaikan laporan kegiatan organisasi kepada Pengurus Cabang. |
d. | Mempertanggung jawabkan kepengurusannya kepada Rapat Anggota dan Pengurus Cabang. |