ANGGARAN DASAR PERHIMPUNAN BIOLOGI INDONESIA
MUKADIMAH
|
Bahwa para biologiwan adalah bagian darn masyarakat Indonesia yang telah dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bidang Biologi. Bahwa perkembangan dan penggunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bidang Bidogi semakin pesat dalam memacu laju pembangunan.
Bahwa Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bidang biologi dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan umat manusia, khususnya rakyat Indonesia menuju terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Menyadari tentang peranan dan fungsi llmu Pengetahuan dan Teknologi bidang Biologi dalam pembangunan nasional, maka usaha untuk membina dan menumbuhkan profesionalisme di kalangan biologiwan perlu diwujudkan dalam bentuk kehidupan masyarakat ilmiah yang berwibawa dan berdaya guna bagi kemaslahatan masyarakat Indonesia.
Dengan rakhmat Tuhan Yang Maha Esa dan didorong oleh keinginan luhur untuk menyumbangkan darma bakti bagi kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bidang Biologi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, maka kami biologiwan bersepakat membentuk organisasi yang disebut Perhimpunan |
BAB L NAMA DAN KEDUDUKAN Pasal 1 |
1.
| Organisasi ini bemama Perhimpunan Biologi Indonesia disingkat PBI didirikan di Bogor tahun 1964 untuk waktu yang tidak ditentukan.
|
2.
| Perhimpunan Biologi Indonesia dinamakan juga The Indonesian Biological Society.
|
Pasal 2 |
Perhimpunan Biologi Indonesia berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia dan Sekretariat Pengurus Pusat bertempat di Bogor. |
BAB II. ASAS DAN KEDAULATAN Pasal 3 |
Perhimpunan Biologi Indonesia berasaskan Pancasila. |
Pasal 4
|
Kedaulatan Organisasi berada di tangan Anggota dan dilaksanakan sepenuhnya dalam Kongres Perhimpunan Biologi Indonesia. |
BAB III SIFAT DAN FUNGSI Pasal 5
|
Perhimpunan Biologi Indonesia adalah organisasi bersifat Ilmiah profesional. |
Pasal 6
|
| Perhimpunan Biologi Indonesia mempunyai fungsi : |
a. | Menghimpun Biologiwan dan peminat Biologi. |
b. | Menampung, memadukan, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi anggota. |
c. | Membina anggota dalam rangka meningkatkan, mengembangkan penguasaan, penerapan dan pelayanan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) bidang Biologi. |
BAB IV. TUJUAN Pasal 7
|
| Perhimpunan Biologi Indonesia mempunyai tujuan : |
a. | Mewujudkan komunikasi timbal balik yang harmonis antar sesama anggota. |
b. | Meningkatkan kemampuan dan penguasaan Iptek bidang biologi bagi anggotanya. |
c. | Mewujudkan kemajuan Iptek bidang biologi di Indonesia. |
d. | Memanfaatkan secara optimal Iptek bidang Biologi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. |
e. | Mewujudkan jaringan informasi Iptek bidang Biologi Nasional dan Intemasional. |
BAB V. ORGANISASI Pasal 8
STRUKTUR ORGANISASI
|
1. | Perhimpunan Biologi Indonesia dipimpin oleh Pengurus Pusat. |
2. | Di wilayah di seluruh Indonesia dapat dibentuk Cabangcabang PBI yang masing-masing bertanggung jawab kepada Pengurus Pusat. |
3. | Di unit-unit kerja di seluruh Indonesia di suatu wilayah dapat dibentuk Komisariat yang bertanggung jawab kepada Pengurus Cabang. |
4. | Cabang-cabang PBI beranggotakan masing-masing sekurang-kurangnya 25 orang dan setiap komisariat beranggotakan sekurang-kurangnya 15 orang. |
5. | Pada hal-hal khusus dengan mengingat situasi dan kondisi wilayah dapat dibentuk Cabang dan Komisariat yang menyimpang dari ketentuan ayat 3 dan ayat 4. |
Pasal 9
KEPENGURUSAN
|
Pengurus Perhimpunan Biologi Indonesia terdiri dari Pengurus Pusat, Pengurus Cabang dan Pengurus Komisariat. |
Pasal 10
PENGURUS PUSAT
|
1. | Pengurus Pusat dipilih oleh Peserta Kongres. |
2. | Pengurus Pusat terdiri atas seorang Ketua Umum, beberapa Ketua, seorang Sekretaris Jenderal, dua orang Sekretaris, seorang Bendahara dan seorang Wakil Bendahara serta beberapa Ketua Bidang. |
3. | Masa kerja Pengurus Pusat adalah 4 (empat) tahun. |
Pasal 11
PENGURUS CABANG
|
1. | Pengurus Cabang dipilih oleh anggota di lingkungan Cabang dalam suatu rapat anggota. |
2. | Pengurus Cabang terdiri atas seorang Ketua, seorang Wakil Ketua, dua orang Sekretaris, dua orang Bendahara dan beberapa orang seksi. |
3. | Masa kerja Pengurus Cabang adalah 4 (empat) tahun. |
Pasal 12
PENGURUS KOMISARIAT
|
1. | Pengurus Komisariat dipilih oleh anggota Perhimpunan di lingkungan Unit kerjallnstansi dalam suatu rapat anggota. |
2. | Pengurus Komisariat terdiri atas seorang Ketua, seorang Sekretaris dan seorang Bendahara. |
3. | Masa kerja Pengurus Komisariat adalah 4 (empat) tahun. |
BAB VI. KEWENANGAN DAN KEWAJIBAN PENGURUS Pasal 13
PENGURUS PUSAT
|
1. | Pengurus Pusat sebagai mandataris Kongres adalah pelaksana tertinggi organisasi dalam melaksanakan Keputusan Kongres. |
2.
| Pengurus Pusat berwenang: |
| | a. | Menetapkan kebijaksanaan organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, dan Keputusan Kongres. |
| | b. | Mengesahkan susunan dan personalia Pengurus Cabang. |
3. | Pengurus Pusat Berkewajiban untuk menyelenggarakan Kongres Nasional dan memberi pertanggungjawaban kepada Kongres. |
| | Pasal 14
PENGURUS CABANG
|
1. | Pengurus Cabang berwenang mengesahkan susunan dan personalia Pengurus Komisariat. |
2. | Wewenang Pengurus Cabang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. |
3. | Pengurus Cabang berkewajiban mempertanggungjawabkan kepengurusannya kepada rapat anggota dan Pengurus Pusat. |
4. | Pengurus Cabang berkewajiban menyelenggarakan rapat anggota. |
Pasal 15
PENGURUS KOMISARIAT
|
1. | Mewakili komisariat dalam rapat Pengurus Cabang. |
2. | Wewenang Pengurus Komisariat diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. |
3. | Pengurus Komisariat berkewajiban mempertanggungjawabkan kepengurusannya kepada Pengurus Cabang dan rapat anggota. |
4. | Pengurus Komisariat berkewajiban menyelenggarakan rapat anggota. |
BAB VII. KEANGGOTAAN Pasal 16
|
1. | Keanggotaan Perhimpunan Biologi Indonesia terdiri atas: |
| | a. | Anggota biasa. |
| | b. | Anggota luar biasa. |
| | c. | Anggota kehormatan. |
2. | Anggota biasa adalah setiap Biologiwan dan peminat biologi, yang dengan rela mengajukan perrnintaan menjadi anggota serta memenuhi syarat yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga. |
3. | Anggota luar biasa adalah mereka yang diangkat oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Biologi Indonesia karena jasa-jasanya_ dalam mengembangkan Iptek bidang biologi. |
4. | Anggota kehormatan adalah mereka yang telah berjasa kepada PBI yang keanggotaannya ditetapkan oleh Pengurus Pusat dan atau atas usul Pengurus Cabang. |
BAB VIII. KEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA Pasal 17
|
| Setiap anggota biasa, anggota luar biasa dan anggota kehormatan berkewajiban : |
a. | Menjunjung tinggi nama dan kehormatan organisasi. |
b. | Mentaati semua keputusan organisasi. |
Pasal 18
|
1. | Setiap anggota biasa mempunyai : |
| | a. | Hak bicara. |
| | b. | Hak memilih dan dipilih. |
| | c. | Hak membela diri.
|
2. | Setiap anggota luar biasa dan anggota kehormatan mempunyai : |
| | a. | Hak bicara |
| | b. | Hak membela diri |