| Seminar Nasional Biologi XX & Kongres PBI XIV |
|
|
|
| Written by Setyo Pramono | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Monday, 02 March 2009 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Seminar Nasional Biologi XX Kongres Perhimpunan Biologi Indonesia XIV 24-25 Juli 2009
Peran Biologi dalam Penyelamatan Biodiversitas Indonesia
Pendahuluan Jumlah penduduk selalu meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berdampak pada peningkatan jumlah kebutuhan hidup. Berbagai usaha dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan tersebut, salah satunya dengan cara mengeksploitasi sumber daya alam. Kegiatan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan dan terus-menerus akan berdampak pada rusaknya habitat bahkan punahnya suatu spesies makhluk hidup. Dunia pada saat ini sedang dihadapkan pada dua masalah besar, yaitu pemanasan global (global warming) dan penurunan biodiversitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, biologi dituntut berperan aktif dalam upaya konservasi biodiversitas melalui kegiatan perlindungan dan pendayagunaan secara optimal sumber daya hayati sehingga manfaatnya dapat berkelanjutan bagi kesejahteraan generasi sekarang dan yang akan datang. Indonesia dikenal sebagai negara dengan biodiversitas tebesar di dunia setelah Brazil. Indonesia mempunyai keanekaragaman flora dan fauna melimpah yang tersebar di kurang lebih 17.000 pulau. Beberapa jenis flora yang terdapat di Indonesia antara lain 1.500 jenis lumut (Kebun Raya Cibodas, 2008), 2.000 tumbuhan paku, 10.000 jamur (Puslit Biologi – LIPI, 2008), 25.000 tumbuhan berbunga (KLH, 1989; McNelly et al., 1990) dan fauna yang terdiri dari 705 jenis mamalia, 1.604 jenis burung, 749 jenis reptilia, 285 jenis amfibia, 15.000 jenis serangga, 4.080 jenis ikan, 3.350 jenis moluska dan 2.827 jenis invertebrata lainnya (Puslit Biologi – LIPI, 2008). Dengan melimpahnya kekayaan sumber daya hayati tersebut, negara Indonesia mempunyai beban yang sangat berat untuk merumuskan dan menerapkan suatu kebijakan dan membuat pendekatan terkait dengan pengembangan sistem pemanfaatan biodiversitas. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, Indonesia telah mengembangkan rencana strategik dalam mempromosikan konservasi biodiversitas. Dalam rangka mewujudkan usaha tersebut Universitas Islam Negeri (UIN) Malang bekerjasama dengan Perhimpunan Biologi Indonesia (PBI) mengajak seluruh sivitas akademika dan pemerhati biologi untuk berpartisipasi dalam Kongres Nasional Perhimpunan Biologi Indonesia XIV dan Seminar Nasional Biologi XX.
Tema Peran Biologi dalam Penyelamatan Biodiversitas Indonesia
Topik 1. Sains Dasar 2. Pendidikan Sains 3. Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati 4. Bioteknologi 5. Integrasi Sains dan Agama
Sesuai dengan tema tersebut maka ditentukan topik-topik yang berhubungan dengan bidang:
Tujuan 1. Mewujudkan pelestarian terhadap sumber daya hayati dan lingkungan secara bijaksana untuk melindungi flora dan fauna 2. Meningkatkan kemampuan dan penguasaan IPTEK di bidang konservasi biodiversitas serta memanfaatkannya untuk keselamatan plasma nutfah dan kesejahteraan masyarakat
Peserta Akademisi, guru, mahasiswa, peneliti lembaga penelitian, pemerhati sains biologi dan biologi terapan, pengguna sains biologi dan terapan baik pemerintah maupun swasta, lembaga swadaya masyarakat.
Waktu & Tempat
Pembicara 1. Prof. Dr. Rochadi Abdul Hadi (Ketua Umum Perhimpunan Biologi Indonesia). 2. Prof. Dr. Emil Salim (Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Pendiri Yayasan KEHATI). 3. Prof. Dr. H. M. Quraish Shihab (Mantan Menteri Agama RI dan Guru Besar Program Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta). 4. Professor Masayuki Sumida (Institute for Amphibian Biology, Hiroshima University, Japan). 5. Dr. Akira Kikuchi (Hydroecologyst, Graduate School for International Development and Cooperation, Hiroshima University, Japan). 6. Prof. Dr. Siti Salmah (Guru Besar Jurusan Biologi, Universitas Andalas, Padang). 7. Rozek Nursahid (Pro-Fauna – Indonesia).
Info Pendaftaran Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran dan mengirimkan ke Sekretariat Kongres Nasional XIV Perhimpunan Biologi Indonesia dan Seminar Nasional Biologi XX dengan melampirkan foto copy bukti transfer biaya pendaftaran, atau klik di sini untuk mendaftarkan langsung secara online. Pembayaran dapat dilakukan dengan cara mentransfer biaya pendaftaran ke: Panitia Konggres Nasional PBI XIV dan Seminar Nasional Biologi XX
Biaya Pendaftaran
Petunjuk Penulisan Naskah Naskah yang dipresentasikan secara oral maupun poster akan dipublikasikan dalam proseding Seminar Nasional Biologi XX dan 20 judul terbaik akan dipublikasikan melalui jurnal yang telah terakreditasi A, yaitu Jurnal Biologi Indonesia dan Jurnal Hayati.
Abstrak a. Ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. b. Diketik di kertas A4, batas kanan dan atas 4 cm, batas kiri dan bawah 3 cm, dengan Program MS-Word, huruf Arial 12, jarak 1 spasi, maksimal 200 kata. c. Judul ditulis lengkap dengan huruf kapital. d. Di bawah judul ditulis nama lengkap penulis tanpa gelar. e. Baris berikutnya nama universitas/lembaga/institusi. f. Teks Abstrak/Abstract, terdiri atas: Pengantar/Background; Tujuan/Objective; Cara kerja/Methods: Hasil/Result; dan Kesimpulan/Conclusion g. Dibawah teks abstrak dituliskan Kata kunci/Key words. h. Singkatan diperbolehkan setelah disebut lebih dahulu kepanjangannya. i. Satu abstrak berlaku untuk satu presentasi (boleh mengirim lebih dari 1 abstrak). j. Dikirim paling lambat tanggal 20 Juni 2009 (termasuk penyaji poster) melalui email: k. Penulis akan diberi informasi terkait diterima atau tidaknya abstrak yang telah dikirimkan melalui email atau dapat dilihat di: http://biologi.uin-malang.ac.id mulai tanggal 1 Juli 2009. Makalah a. Ditulis dalam Bahasa Indonesia. b. Diketik di kertas A4, batas kanan dan atas 4 cm, batas kiri dan bawah 3 cm, dengan Program MS-Word, huruf Arial 12, jarak 1,5 spasi, maksimal 10 halaman termasuk lampiran. c. Abstrak makalah ditulis dengan jarak satu spasi. d. Makalah terdiri atas: Pengantar; Tujuan; Cara Kerja; Hasil dan Pembahasan; dan Kesimpulan. e. Singkatan diperbolehkan setelah disebut lebih dahulu kepanjangannya. f. Dikirim paling lambat tanggal 20 Juli 2009 (termasuk penyaji poster) melalui email:
Poster a. Ukuran poster 90 x 120 cm posisi portrait. b. Poster berisi: Pendahuluan; Laporan Kasus/Materi/Metode; Penjelasan Gambar/Grafik/Foto; Hasil; Kesimpulan; Acuan Utama.
Penginapan
Sekretariat Contact Person Informasi selengkapnya, silahkan kunjungi situs berikut |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Last Updated ( Monday, 14 December 2009 ) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Next > |
|---|
